Bagian 16: Berwisata dan Belajar di Jatim Park Minggu, 26 Agustus 2012. Pagi sekali kami bangun. Oh ya, hotel ini tanpa AC. Bukan karena ini jenis hotel budget. Bukan. Tapi karena udara di Batu sangat dingin. Terutama saat pagi. Maka bisa ditebak, kami berebut untuk mandi belakangan. Anak-anak memilih untuk nyungsep di selimut, pura-pura tidur…
Author: wibi
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [15]
Bagian 15: BNS, Glamour-nya Wajah Malam Kota Batu Sabtu, 25 Agustus 2012. Sehabis maghrib, kami bersiap untuk menikmati suasana malam di Batu. Tujuan kami adalah BNS (Batu Night Spectaculair). Batu kota kecil, sehingga semua destinasi wisata yang ditawarkan mudah dijangkau dari penginapan. Soal BNS ini, jauh-jauh hari seorang kawan sudah mengingatkan bahwa perjalanan ke Malang…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [14]
Bagian 14: Selorejo, Tempat Singgah Yang Eksotis Sabtu, 25 Agustus 2012. Walau masih ingin lebih lama di Trenggalek, namun hari ini sesuai jadwal yang direncanakan kami harus menuju ke destinasi berikutnya: kota Malang. Ibu tentu saja cukup berat melepas kami. Apalagi esok hari sebenarnya adalah hari Kupatan, ‘lebaran’ yang sesungguhnya di kampung saya. Tapi saya…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [13]
Bagian 13: Bendungan, Indahnya Perjalanan Tanpa Destinasi Jumat, 24 Agustus 2012. Setelah puas menikmati sate dan gule Sido Moro, saya mengajak keluarga ke Bendungan, sebuah kecamatan kecil yang terletak di sebelah utara kota Trenggalek. Mungkin tak ada destinasi istimewa di Bendungan. Tapi keindahan di Bendungan memang bukan pada tempat tujuan, tetapi pada perjalanannya. Saat di SMA…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [12]
Bagian 12: Sate Sido Moro – Jangan Lihat Tempat, Uji Cita Rasanya Jumat, 24 Agustus 2012. Sudah beberapa kawan, tak kurang dari 4 kawan terpercaya, memberikan rekomendasi untuk mencoba sate Sido Moro. Lokasinya di depan Stadion Kelutan Trenggalek. Pagi itu, sebagai bagian penutup liburan di Trenggalek, kami sudah menyiapkan diri untuk menyantap sate kambing. Setelah dua…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [11]
Bagian 11: Karanggongso dan Rindu Kami Kamis, 23 Agustus 2012. Hari-hari yang sungguh hebat. Tiga kali reuni mengharukan dengan almamater yang berbeda. Keharuan yang tidak mudah diwakili kata-kata. Obrolan yang terjadi seolah hanya riak kecil, tapi jelas menyembunyikan kedalaman telaga dengan seribu cerita yang ingin diungkap. Hari ini, kami sekeluarga ingin melengkapkan perjalanan dengan menikmati…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [10]
Bagian 10: “Anak-Anak” Biologi 3 Rabu, 22 Agustus 2012. Rupanya, reuni SD dan SMP yang saya jalani di Panggul digenapkan pula dengan reuni SMA. Tapi ini bukan satu angkatan, hanya untuk satu kelas Biologi 3. Awalnya hanya pemikiran ringan untuk mengumpulkan kawan yang tersisa dalam hari-hari akhir liburan lebaran ini. Mas Supriadi, kawan sekelas SMA…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [9]
Bagian 9: Hari-hari Reuni dan Sungguh Cantiknya Panggul Senin, 20 Agustus 2012. Setelah melewatkan hari pertama lebaran bersama keluarga di Durenan, saya pamit ke ibu untuk menuju Panggul. Tak terduga, ternyata ibu ingin ikut kami! Ini tentu menjadi menarik. Kedatangan saya ke Panggul, selain mengenalkan anak-anak saya ke kampung tempat kelahiran saya, adalah untuk menghadiri…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [8]
Bagian 8: Ibu dan Keluarga Besar Selesai sholat Ied saya segera pamit ke kakak saya untuk menuju ke Durenan. Ke rumah Ibu. Selain untuk segera sungkem ke ibu di hari raya ini, saya juga harus mengejar jadwal ke sarean. Sudah menjadi tradisi di keluarga besar Durenan, selesai sholat Ied yang pertama dilakukan adalah ke sarean,…
Menyusur Eksotisnya Kampung Sendiri – [7]
Bagian 7: Lebaran dan Ayam Lodho Sabtu, 18 Agustus 2012. Setelah dua hari di Kediri, kami melanjutkan perjalanan ke Trenggalek. Perjalanan sudah lebih mudah, karena tentu saja saya sudah sangat familiar dengan jalur jalan yang akan kami lewati. Memasuki kota Tulungagung, saya hanya melintas saja, dan langsung menuju ke arah Trenggalek. Ada dua destinasi di Trenggalek ini,…