Hari ini dua anak cowok UKT Taekwondo di kampus Polnes. Bayu ujian pagi, tapi Mas Bram giliran siang. Sambil menunggunya, kami bersepakat menikmati kuliner di Loa Janan. Melintasi Sumalindo, saya terkenang 14 tahun tumbuh dan belajar di dalamnya. Juga beberapa tempat makan siang dulu. Tentang rumah makan Sumber Baru, juga almarhum Toni pemilik warung sop…
Author: wibi
Bekali Dari Rumah
Sidang MKD, rekaman, serta pernyataan di TV dari beberapa orang yang masih juga melakukan pembelaan, membantu kita untuk lebih meyakini betapa joroknya situasi ketika politikus busuk bersatu dengan pengusaha rakus. Mereka serupa hama yang akan terus mengganggu kehidupan. Selama populasi mereka masih ada dan bahkan dominan, maka cita-cita untuk menjadi bangsa yang bermartabat masih akan…
Guru dan Kenangan #2
Mengenang guru kita, juga berarti mengenang pula apa yang kita alami saat bersekolah. Yang umumnya menyenangkan adalah mengenang prestasi akademik. Namun bagi saya, mengenang “prestasi” non akademik sering lebih menyenangkan. Saat SD, saya pernah dihukum berdiri di samping tiang bendera di bawah terik matahari. Penyebabnya saat menyanyikan lagu daerah bersama-sama, saya hanya mengikuti ujung-ujungnya saja….
Guru dan Kenangan #1
Ketika mengajar, seorang guru akan mudah mengingat murid yang tak biasa. Entah dari sisi manapun. Sebagai murid, tentu juga melakukan hal yang sama, mudah mengenang guru-guru yang tak biasa, entah dari sisi manapun. Saya mencoba merenung dan mengingat tentang guru-guru saya tercinta. Di TK, saya tak berhasil mengingat dengan baik. Yang saya ingat, saya sering…
Anggap Saja Mereka Lucu
Politik rupanya menghadirkan pula penyakit kronis, penyakit menahun. Salah besar ketika saya mengira bahwa tingkat rasionalitas pendukung politik akan serupa dengan pendukung fanatik sepakbola. Fanatisme pendukung sepakbola dalam lingkup pergaulan saya memang menggebu-nggebu, sering tidak realistis juga, namun mudah sekali diselesaikan di warung kopi dalam suasana canda. Pendukung fanatik sepakbola juga sering kritis terhadap klub…
International People’s Tribunal
Minggu ini, tepatnya tanggal 10-13 November 2015, digelar IPT (International People’s Tribunal) di Den Haag, untuk tragedi tahun 1965. Sejauh ini saya pahami, ini bukanlah sidang untuk memberi vonis hukuman. Ini adalah upaya untuk menguak kebenaran. Agar bangsa kita dapat melangkah dengan sejarah yang terang dan bersih. Fakta sejarah, semuram apapun, tak bisa diperlakukan serupa…
Selamat Jalan Kawan
Saya baru menyelesaikan satu partai di GOR Gapensi ketika sebuah pesan BBM masuk. Dari kawan saya Pak Aulia Muttaqin. Tentu hal penting, sebab kami tak sering-sering sekali komunikasi. Ternyata kabar duka. Kawan kami, Om Inu Faizal telah berpulang pagi ini. Sejenak sayapun terduduk lemas. Almarhum tak hanya teman biasa. Ia pernah satu kantor, bahkan satu tim dengan…
Selamat, Nak
Dalam 1st Kaltim Taekwondo Festival yang digelar dalam dua hari ini yang diikuti atlet muda dari Samarinda, Bontang, Balipapan, dan Kutai Timur, salah satu target awal Mas Bram tercapai. Mendapat medali emas di level provinsi dalam kelasnya. Ini menambah koleksi medali perunggu yang ia raih awal tahun lalu di tingkat kota. Medali itu tentu membuatnya…
SUMPAH
Filsafat Jawa mengatakan “Sabda pandhita ratu, tan kena wola wali. Berbudi bawa laksana”. Seorang pemimpin ucapannya tidak boleh main-main. Apapun yang telah ia nyatakan harus dipenuhi. Maka seorang pemimpin yang baik akan sangat berhati-hati dalam mengeluarkan ucapan. Dalam kalangan rakyat biasa, orang mengenal kata janji, sesuatu yang harus ditepati. Jika janji itu kepada orang lain,…
Kami dan Asap
Ruang tunggu yang biasanya bersih dan rapi ini tiba-tiba persis seperti barak pengungsi. Ada yang tidur dengan memakai 3 bangku tunggu. Beberapa yang lain duduk dalam posisi yang tidak umum. Bukan duduk santai, lebih nampak duduknya orang-orang yang putus asa dengan pose suka-suka. Beberapa sampah makanan tergeletak di bangku dan beberapa tercecer di karpet ruang…