Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Author: wibi

Ini Rinduku, Karanggongso

Posted on October 27, 2008February 27, 2019 by wibi

Karya: Y. Wibisono Aku datang kembali, masihkah kau kenali? Sementara di nadiku telah teraba deru gemuruh yang menggema. Ah, nafas pantaimu telah kucium. Juga debur ombakmu yang berdentang basah, seperti degup jantung perantau kesepian rindu kampung halaman. Sepanjang perjalanan, kukenal jejakmu. Pohon-pohon yang berjajar sepanjang jalan, jurang-jurang curam yang tetap saja mengagumkan. Wajah-wajah penakluk bukit…

Read more

Koruptor Itu Biadab

Posted on September 25, 2008February 27, 2019 by wibi

Di era orde lama, koruptor mengambil uang di bawah meja. Pada era orde baru, ada kemajuan, mereka sudah berani mengambil uang di atas meja. Ketika era reformasi, koruptor lebih gagah berani, mereka mengambil uang dan mejanya sekalian. Entah apakah secara fisiologis telah terjadi pelemahan urat malu para pejabat, yang pasti semakin hari kita dibuat tercengang…

Read more

Kini Kitalah Yang Menjadi Tontonan

Posted on September 19, 2008February 27, 2019 by wibi

Dulu, kita sering merasa pilu, dan meneteskan airmata menyaksikan sebagian saudara-saudara kita di Afrika yang hidup dalam kemiskinan. Gambar orang kelaparan, anak-anak dekil dan kurus kering dengan tatap mata yang kosong. Kini, dengan gambar yang beda, suka atau tidak, kitalah yang sedang menjadi barang tontonan. Demi mendapat uang 30 ribu rupiah, 21 nyawa melayang karena…

Read more

Mari Membangun Negeri Badut

Posted on September 15, 2008February 27, 2019 by wibi

Di NKRI, semua warganegara memiliki hak yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Karenanya jika semua orang berbondong-bondong ingin menjadi anggota legislatif atau pimpinan daerah, ya sah-sah saja. Termasuk para artis. Tak penting apa yang ingin mereka lakukan sebab orang suka melihat mereka. Partai pengusung juga sangat diuntungkan. Ada penghematan biaya yang luar biasa untuk promosi….

Read more

RENUNGAN 17-an: Pahlawan dan Gelandangan

Posted on September 9, 2008February 27, 2019 by wibi

Pahlawan dan gelandangan mungkin tak ada hubungan, tapi bisa juga ada. Seorang gelandangan bisa saja menjadi pahlawan, tapi seorang pahlawan pun sangat bisa menjadi gelandangan, paling tidak setelah ia tak lagi dianggap sebagai pahlawan. Tidak banyak manusia yang beruntung, menjadi pahlawan dan abadi, dengan cerita kepahlawanan yang dituturkan secara turun temurun. Tanpa sadar, kehidupan juga…

Read more

Strategi Pengelolaan TIK Pada Segmen Organisasi Bisnis dan Korporasi

Posted on February 3, 2008February 27, 2019 by wibi

[Ini adalah materi yang saya sampaikan dalam Seminar Nasional CIO 2008 di hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan Kalimantan Timur, tanggal 2 Februari 2008] Tinjauan Praktis: Strategi Pengelolaan Teknologi Informasi Pada Segmen Organisasi Bisnis dan Korporasi Peran strategis Teknologi Informasi dalam membantu organisasi bisnis mencapai tujuannya tak terbantahkan lagi. Teknologi Informasi adalah sebuah “pemungkin yang esensial”,…

Read more

Teori Warna

Posted on September 19, 2007March 19, 2019 by wibi

Diskusi tentang warna bagi para pengguna komputer hanyalah sebuah obrolan ringan. Apalagi bagi mereka yang ketika pertama mulai berinteraksi dengan komputer sudah pada era GUI. Betapa tidak. Dalam era GUI, menentukan warna hanya tinggal membuka palet warna, pilih warna yang cocok lalu efeknya langsung dapat dilihat pada obyek yang diinginkan. Tetapi bagi orang-orang yang memulai interaksi komputer dari…

Read more

Kepada Bung

Posted on May 3, 2007February 27, 2019 by wibi

Karya: Y. Wibisono “Wahai pemilik laut, adakah laut yang lebih laut, yang mahalaut, yang telah disembunyikan oleh langit dariku?” Jika kelak kau melaut lagi, ah pastilah kau akan melaut lagi. Kau selalu merindu laut, seperti kau merindu aliran darahmu yang sesekali kau rasa asing. Kau selalu rindu ikanmu, anginmu, ombakmu, juga taburan bintang yang tak…

Read more

Kereta Terakhir

Posted on November 28, 2006February 27, 2019 by wibi

Karya: Y. Wibisono Tinggal kau, lalu aku. Dan hati kita segera kosong seperti stasiun ini. Rel beku, gerbong sunyi. Bahkan menyentuh lenganmu saja aku tak berani. Adakah wajah selain wajah kita di sini? Bulan pucat, wajah kita terpantul asing di ujung peron. Pepohon berjajar dalam bayang remang. Dingin, bisikmu. Aku mendengarnya seperti lagu lirih menembus…

Read more

Merindu Ramadhan

Posted on October 11, 2006February 27, 2019 by wibi

Karya: Y. Wibisono Ramadhan mendatangiku seperti seseorang yang muncul dari masa kecil. Membawa cerita tentang petasan dan meriam bumbung. Juga sepotong kisah ketika malam-malam serombongan kanak berkeliling kampung, memukuli bambu, membanguni petani yang lelap dalam mimpi tentang panen semu dan musim yang melambai pergi. Ramadhan mengunjungiku. Ia datang, seperti seorang utusan dari negeri kubur. Berkisah…

Read more
  • Previous
  • 1
  • …
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • …
  • 30
  • Next

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme