Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Author: wibi

Cinta Sederhana

Posted on December 17, 2009March 7, 2019 by wibi

Seperti halnya neraka-neraka kecil yang dimunculkan, saya juga meyakini bahwa Tuhan juga menghadirkan surga kecil di dunia. Salah satunya adalah cinta istri dan anak. Cinta yang sungguh sederhana, tapi terus berdebur seperti nyanyian gelombang.

Read more

Gerimis di Jambi

Posted on October 16, 2009March 7, 2019 by wibi

Malam di Jambi. Gerimis menyiram wajah kota. Dalam temaram lampu jalan, ada ‘deja vu’ di sudut trotoar. Seperti mengais kenangan, yang tak pernah terjadi.

Read more

Sihir Tari Kecak Di Uluwatu

Posted on August 5, 2009December 31, 2012 by wibi

Hari itu 17 Juli 2009, rombongan memutuskan ke Uluwatu. Setelah lelah berolahraga air di Tanjung Benoa, ke Pulau Penyu serta mampir di GWK, maka sebenarnya saya sudah tidak begitu peduli mau mampir kemana lagi. Yang penting refreshing. Tapi begitu mulai masuk ke kawasan Uluwatu, ada sesuatu yang lain. Seperti ada nuansa magis sejak pintu masuk….

Read more

Banyak Alasan Untuk mencintai PowerBuilder

Posted on February 5, 2009March 13, 2019 by wibi

Apa menariknya PowerBuilder hingga pantas dicintai? Banyak. Sebagai tools yang “sangat OOP”, PowerBuilder memiliki banyak kelebihan khusus. Bagi yang terbiasa bermain dengan structural programming, menggunakan PB akan serasa berada di dunia yang berbeda. Semua komponen, baik bagian luar maupun jerohan dalamnya, adalah object. Karenanya, pemrograman dalam PB adalah full event-driven programming. Berikut adalah sebagian dari…

Read more

Ayo Selamatkan PowerBuilder

Posted on February 4, 2009March 13, 2019 by wibi

Computerworld dalam edisi Mei 2007 memasukkan PowerBuilder dalam Top 10 Dying Computer Skill. Tentu banyak programmer PowerBuilder yang menolak keras. Termasuk saya. Tapi, jika ini benar terjadi (semoga saja tidak), maka itu bukanlah karena development tools ini tidak bagus. Dalam dunia software, terkadang kualitas baikpun tidak cukup. Diperlukan sejumlah pendukung lain seperti marketing, third party,…

Read more

Menunggu Gerhana Di Pantai Lamaru

Posted on January 28, 2009December 31, 2012 by wibi

Karena tidak merayakan Imlek, saya dan keluarga memilih untuk melewati hari libur ini dengan pergi ke pantai. Pilihannya hanya tiga: Samboja, Lamaru, atau ke Manggar. Kamipun sepakat ke Lamaru, sekalian mampir ke Teritip, tempat penangkaran buaya. Kebetulan pula hari itu (26 Januari 2009) daerah saya termasuk yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin. Keputusanpun bulat, kami…

Read more

Pantai Tanah Merah Samboja: Kembangkan, Tapi Tetap Jaga Agar Alami

Posted on January 19, 2009January 3, 2013 by wibi

Salah satu resiko tinggal di Samarinda adalah miskin hiburan. Termasuk untuk urusan liburan santai di pantai. Bagi orang yang dulunya mudah untuk pergi ke pantai seperti saya, hal ini memang cukup terasa. Barangkali karena jauh dari pantai, warga Samarinda-pun menyebut sungai Mahakam sebagai laut. Untungnya karena Mahakam tidak kecil jadi bersantai di tepian Mahakam memang…

Read more

SANG GURU PIANO (Die Klavierspielerin)

Posted on January 15, 2009March 8, 2019 by wibi

Sebuah karya sastra adalah sesuatu yang indah, tak peduli apapun temanya. Setidaknya itulah yang umumnya ada dalam sastra Melayu, termasuk sastra Indonesia. Atas dasar hal itu, maka saya yakin bahwa Sang Guru Piano sulit untuk diterima oleh penikmat sastra tanah air. Maka, satu-satunya alasan saya untuk berkeras kepala membaca novel ini adalah karena sang penulis,…

Read more

Nagasasra – Sabuk Inten

Posted on January 13, 2009March 8, 2019 by wibi

Buku-buku silat, dalam tatanan sastra yang mapan, sering dianggap sebagai karya kelas dua. Pandangan itu menjadi beralasan karena umumnya buku-buku jenis ini lebih mengutamakan unsur serunya penggambaran adegan silat, dibanding unsur sastra. Namun secara pribadi, saya menganggap bahwa karya SH Mintardja adalah suatu pengecualian. Dalam serial Nagasasra-Sabuk Inten, SH Mintardja telah mampu membuktikan bahwa bangsa…

Read more

Temaram Sore Tasikmadu

Posted on October 27, 2008February 27, 2019 by wibi

Karya: Y. Wibisono “Nyuwun sewu, apakah anda bidadari?” Ia yang membentang selendangnya dalam sinar senja,tersenyum menggoda. “Bukan kangmas. Nama saya Tasikmadu!” Angin laut datang dari arah cakrawala, mengusik pucuk daun yang memerah lalu meniup lembut pada ceruk bebatuan. Dia yang gemulai itu terus menari, ditingkah orkestra gamelan yang mengalun dari dasar pantai selatan. Di ujung…

Read more
  • Previous
  • 1
  • …
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • …
  • 30
  • Next

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme