Seperti halnya neraka-neraka kecil yang dimunculkan, saya juga meyakini bahwa Tuhan juga menghadirkan surga kecil di dunia. Salah satunya adalah cinta istri dan anak. Cinta yang sungguh sederhana, tapi terus berdebur seperti nyanyian gelombang.
Author: wibi
Gerimis di Jambi
Malam di Jambi. Gerimis menyiram wajah kota. Dalam temaram lampu jalan, ada ‘deja vu’ di sudut trotoar. Seperti mengais kenangan, yang tak pernah terjadi.
Sihir Tari Kecak Di Uluwatu
Hari itu 17 Juli 2009, rombongan memutuskan ke Uluwatu. Setelah lelah berolahraga air di Tanjung Benoa, ke Pulau Penyu serta mampir di GWK, maka sebenarnya saya sudah tidak begitu peduli mau mampir kemana lagi. Yang penting refreshing. Tapi begitu mulai masuk ke kawasan Uluwatu, ada sesuatu yang lain. Seperti ada nuansa magis sejak pintu masuk….
Banyak Alasan Untuk mencintai PowerBuilder
Apa menariknya PowerBuilder hingga pantas dicintai? Banyak. Sebagai tools yang “sangat OOP”, PowerBuilder memiliki banyak kelebihan khusus. Bagi yang terbiasa bermain dengan structural programming, menggunakan PB akan serasa berada di dunia yang berbeda. Semua komponen, baik bagian luar maupun jerohan dalamnya, adalah object. Karenanya, pemrograman dalam PB adalah full event-driven programming. Berikut adalah sebagian dari…
Ayo Selamatkan PowerBuilder
Computerworld dalam edisi Mei 2007 memasukkan PowerBuilder dalam Top 10 Dying Computer Skill. Tentu banyak programmer PowerBuilder yang menolak keras. Termasuk saya. Tapi, jika ini benar terjadi (semoga saja tidak), maka itu bukanlah karena development tools ini tidak bagus. Dalam dunia software, terkadang kualitas baikpun tidak cukup. Diperlukan sejumlah pendukung lain seperti marketing, third party,…
Menunggu Gerhana Di Pantai Lamaru
Karena tidak merayakan Imlek, saya dan keluarga memilih untuk melewati hari libur ini dengan pergi ke pantai. Pilihannya hanya tiga: Samboja, Lamaru, atau ke Manggar. Kamipun sepakat ke Lamaru, sekalian mampir ke Teritip, tempat penangkaran buaya. Kebetulan pula hari itu (26 Januari 2009) daerah saya termasuk yang dapat menyaksikan gerhana matahari cincin. Keputusanpun bulat, kami…
Pantai Tanah Merah Samboja: Kembangkan, Tapi Tetap Jaga Agar Alami
Salah satu resiko tinggal di Samarinda adalah miskin hiburan. Termasuk untuk urusan liburan santai di pantai. Bagi orang yang dulunya mudah untuk pergi ke pantai seperti saya, hal ini memang cukup terasa. Barangkali karena jauh dari pantai, warga Samarinda-pun menyebut sungai Mahakam sebagai laut. Untungnya karena Mahakam tidak kecil jadi bersantai di tepian Mahakam memang…
SANG GURU PIANO (Die Klavierspielerin)
Sebuah karya sastra adalah sesuatu yang indah, tak peduli apapun temanya. Setidaknya itulah yang umumnya ada dalam sastra Melayu, termasuk sastra Indonesia. Atas dasar hal itu, maka saya yakin bahwa Sang Guru Piano sulit untuk diterima oleh penikmat sastra tanah air. Maka, satu-satunya alasan saya untuk berkeras kepala membaca novel ini adalah karena sang penulis,…
Nagasasra – Sabuk Inten
Buku-buku silat, dalam tatanan sastra yang mapan, sering dianggap sebagai karya kelas dua. Pandangan itu menjadi beralasan karena umumnya buku-buku jenis ini lebih mengutamakan unsur serunya penggambaran adegan silat, dibanding unsur sastra. Namun secara pribadi, saya menganggap bahwa karya SH Mintardja adalah suatu pengecualian. Dalam serial Nagasasra-Sabuk Inten, SH Mintardja telah mampu membuktikan bahwa bangsa…
Temaram Sore Tasikmadu
Karya: Y. Wibisono “Nyuwun sewu, apakah anda bidadari?” Ia yang membentang selendangnya dalam sinar senja,tersenyum menggoda. “Bukan kangmas. Nama saya Tasikmadu!” Angin laut datang dari arah cakrawala, mengusik pucuk daun yang memerah lalu meniup lembut pada ceruk bebatuan. Dia yang gemulai itu terus menari, ditingkah orkestra gamelan yang mengalun dari dasar pantai selatan. Di ujung…