Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Category: Tulisan Bebas

Hikayat Sariwangi

Posted on October 23, 2013February 28, 2019 by wibi

Di tahun 1908 seorang importir teh di New York, Thomas Sullivan, mengirimkan sampel teh dalam kantong sutra ke pelanggan. Rupanya beberapa pelanggan salah paham dan langsung menyeduh teh tanpa membuka kantongnya. Kekeliruan ini ternyata disukai dan sejak itu teh celup digemari secara meluas. Thomas Sullivan pun dianggap sebagai penemu teh celup. Ternyata tak semua setuju…

Read more

Cakil

Posted on October 7, 2013February 28, 2019 by wibi

Dalam rimbun belantara hutan, seorang satria melangkah perlahan. Ia tahu ada beberapa bayangan mengincarnya dari balik gerumbul. Dan seperti yang ia tebak, mereka segera keluar berloncatan. Dipimpin oleh seseorang yang berwajah kasar. Sangat kasar. Menunjukkan sifatnya yang jahat, tidak mengenal tatakrama, dan pecicilan. Pemimpin gerombolan yang berwajah kasar itu, namanya Cakil. Ia hadir menghadang setiap…

Read more

Kupu-Kupu Coklat

Posted on September 10, 2013February 28, 2019 by wibi

Sudah tiga malam ia di situ, di teras rumah. Beberapa kali pindah posisi, tapi tak jauh dari lingkungan teras. Posturnya lebih besar dari umumnya. Parasnya gelap, dan ia sangat coklat. Ia, kupu-kupu itu, bentang sayapnya hampir selebar kelelawar buah. Malam pertama, saya mengira ia hanya mampir lewat. Seperti umumnya serangga terbang, selalu tertarik dengan kerlip…

Read more

Kapok Lombok Koruptor

Posted on December 7, 2012February 27, 2019 by wibi

Keluarga lombok atau cabe, -tanaman yang masuk dalam genus Capsicum- memiliki efek yang unik yaitu menghadirkan rasa pedas jika terkena bagian tubuh manusia, baik bagian dalam mulut ataupun kulit. Sebuah ‘rasa’ yang mirip panas tapi bukan panas, dihasilkan oleh zat capsaicin yang menurut para ahli mampu menstimulasi otak sehingga otak meresponnya sebagai ‘burning sensation’, seolah…

Read more

Ujung Perjalanan

Posted on September 29, 2011February 28, 2019 by wibi

Dua hari lalu, Selasa 27 September 2011, sekira pukul 9 malam saya baru tiba di rumah setelah kunjungan ke camp dan pabrik mill. Langsung pergi melayat. Seorang tetangga, dan sekaligus kenalan baik, sudah lebih dulu dipanggil Tuhan hari itu. Pemakaman baru dilaksanakan menjelang tengah malam. Menunggu kedatangan seorang putra dan 2 orang putri yang kuliah…

Read more

Lampu Merah

Posted on September 20, 2011February 28, 2019 by wibi

Kutaksir umurnya paling 10 atau 11 tahun, tak akan lebih dewasa dari putriku yang kelas 6 SD. Bajunya lusuh, tapi wajahnya seterang matahari. “Yang apa, Om?”, mimiknya lucu saat menunjukkan setumpuk koran. Aku merasa tak perlu koran itu, sebagian besar beritanya pasti telah kubaca lewat media online. “Korannya tidak usah nak. Ini untuk kamu saja”,…

Read more

Jangan Berlebihan, Nanti Jadi Tak Elok Lagi

Posted on April 18, 2011February 27, 2019 by wibi

Bahwa kualitas suara Briptu Norman lumayan, tidak seperti artis lipsync sebelumnya, kita mengakui itu. Bahwa gaya joged India-nya amat menghibur, menggoda orang untuk ikut berlenggok, itu memang benar. Kita tentu juga sangat menyambut baik, jika Briptu Norman ini akan menjadi momentum bagi kepolisian untuk lebih dekat ke masyarakat. Tidak lagi bertahan pada sebuah institusi yang…

Read more

Mutiara Yang Pergi

Posted on June 5, 2010March 8, 2019 by wibi

/tujuh purnama/semenjak aku berpisah denganmu/tak tahan lagi/sambil berlari kupanggil namamu/ (lembah biru, andi meriem matalatta).Mendung menggantung. Selamat jalan Mutiara Dari Selatan, semoga mendapat tempat terbaik. Kabar itu begitu menyentak. Lalu angin seolah memutar kembali lantunan lembut itu. Selamat beristirahat dengan tenang, teruslah bernyanyi di tempat yang baru.

Read more

Teguhkan Hati, Pak Dahlan

Posted on June 1, 2010March 7, 2019 by wibi

Semoga terbaca oleh Pak Dahlan, atau ada yang meneruskan ke beliau. Teguhkan hati Pak, saya masih percaya dan sangat berharap pada anda. Untuk saat ini, tindakan nyata dan solusi jauh lebih berarti daripada berargumentasi kepada orang-orang yang terlanjur putus asa. Saatnya nanti, tentu hasil yang sudah dicapai akan mudah membuka mata semua pengkritik. Namun, persoalan…

Read more

SANG GURU PIANO (Die Klavierspielerin)

Posted on January 15, 2009March 8, 2019 by wibi

Sebuah karya sastra adalah sesuatu yang indah, tak peduli apapun temanya. Setidaknya itulah yang umumnya ada dalam sastra Melayu, termasuk sastra Indonesia. Atas dasar hal itu, maka saya yakin bahwa Sang Guru Piano sulit untuk diterima oleh penikmat sastra tanah air. Maka, satu-satunya alasan saya untuk berkeras kepala membaca novel ini adalah karena sang penulis,…

Read more
  • Previous
  • 1
  • …
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • Next

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme