Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Author: wibi

Denyar Malam Samarinda

Posted on June 18, 2016March 7, 2019 by wibi

Seusai badminton, saya memilih jalur kiri, arah Lembuswana. Melewati ujung jalan Pramuka, jalan sebelah kanan ditutup, hanya menggunakan jalur kiri. Mendekati Robinson, tampak konsentrasi massa cukup padat. Tunggu, ini sudah lewat tengah malam. Apakah ada keributan? Kriminal tentu ada di kota ini, tapi kerusuhan massal tak pernah terjadi. Setidaknya tak pernah meluas. Ternyata memang ada…

Read more

Tanggung

Posted on June 17, 2016March 7, 2019 by wibi

Dalam permainan badminton, dikenal istilah bola tanggung. Dihasilkan oleh pukulan yang lemah, bisa karena situasi sulit bisa juga karena keinginan besar untuk melakukan lop serang tapi tenaga kurang. Kondisi yang kedua ini biasanya menimpa para pemula. Bola tanggung itu serupa hidangan nikmat bagi lawan, sekaligus duri yang menusuk pasangan. Di permainan tunggal, resiko ditanggung sendiri….

Read more

Jangan Pernah Berlebihan

Posted on June 13, 2016March 7, 2019 by wibi

Segala sesuatu ada ukurannya. Minum air putih itu menyehatkan, namun jika berlebihan akibatnya juga buruk. Mungkin membuat tubuh kita akan mirip sapi glonggongan yang beberapa waktu lalu marak terjadi. Sesuatu yang berlebihan itu selalu tak elok. Tahun 2011, pemerintah menebus hukuman mati yang dijatuhkan kepada seorang TKI. Simpati masyarakat yang berlebihan menghasilkan sumbangan uang 1,2…

Read more

Puasa Ya Puasa

Posted on June 12, 2016March 7, 2019 by wibi

Saya membayangkan seseorang berkacak pinggang, dan mengucap dengan geram: “Paham tidak, saya ini sedang berpuasa. Jangan coba-coba menunjukkan makanan di depan saya. Jangan berani-berani berpakaian menggoda di depan saya.”Lalu, jika keinginannya dituruti, ia berpuasa terhadap apa? Bukankah kualitas diri akan teruji dalam ragam godaan, dan kita mampu mengalahkannya.

Read more

Penyeberangan Malam

Posted on June 9, 2016March 8, 2019 by wibi

Sepotong cerita semalam. Angin membawa udara dingin dan basah. Hampir pukul sembilan ketika kami memasuki dermaga kecil tadi malam. Langit tanpa cahaya. Kerumunan lampu berkerlip di kedua sisi sungai. Namun Mahakam sungguhlah gelap. Saat feri tradisional itu hendak bergerak meninggalkan sisi dermaga penyeberangan, saya turun dari kendaraan. Kali ini bukan tentang rindu merasakan angin malam…

Read more

The Power Of Demand

Posted on June 8, 2016March 7, 2019 by wibi

Hanya ada dua hal yang mempengaruhi harga secara alami, yaitu supply dan demand. Semua yang pernah belajar ekonomi mikro tentu paham benar tentang hal ini. Jika harga daging naik, maka menambah jumlah supply daging ke pasar akan membuat harganya turun. Emas adalah barang mahal. Tapi bila tiba-tiba saja tambang emas muncul di setiap halaman rumah…

Read more

Mendekatkan Yang Jauh, Menjauhkan Yang Dekat

Posted on May 10, 2016March 7, 2019 by wibi

Aih, media sosial. Betapa sulit untuk tidak menyukainya. Ia menebas jarak, menghamburkan kenangan. Betapa tidak. Tiba-tiba saja ia hadirkan teman-teman masa kecil lengkap dengan segala kenangan lucu. Bahkan ia pertemukan pula kita dengan mantan pacar saat remaja yang mungkin belasan bahkan puluhan tahun tak pernah tahu rimbanya. Tapi ia yang begitu lihai menghadirkan pertemanan dan…

Read more

Tertawa Boleh Saja

Posted on May 9, 2016March 7, 2019 by wibi

Di siang yang kerontang itu, ada tiga gadis karyawati sebuah tempat makan sedang bersenda gurau. Mereka tertawa lepas hingga terpingkal-pingkal. Tertawa yang apa adanya, bukankah hidup jadi lebih indah dengan tertawa. Melihat begitu riangnya mereka, orang-orang terbelalak dan ikut tersenyum. Beberapa orang yang awalnya berniat makan siang di tempat itu, memilih masuk ke tempat lain….

Read more

Piknik

Posted on May 5, 2016March 7, 2019 by wibi

Kota kecil di provinsi yang luas. Sudah lama mereka menganggap sungai sebagai jalan raya, sebab itulah betapa sulit mereka menganggap Mahakam sebagai tempat wisata. Seperti orang-orang di kota lain yang tak akan berekreasi di jalan raya. Tapi orang-orang di kota ini tetap perlu piknik. Karena itulah tumbuh banyak tempat wisata mini. Isinya standar; taman bermain…

Read more

Duh, Empatilah

Posted on May 4, 2016March 7, 2019 by wibi

Sekumpulan bocah sedang bermain riang di Jolo, Filipina Selatan, ketika dua orang berboncengan motor membuang sebuah bungkusan di tengah mereka. Kejadian tanggal 25 April 2016 itu akan terus membekas di ingatan mereka. Bungkusan itu ternyata berisi kepala manusia. Kepala John Ridsdel, warga Kanada yang dipenggal oleh kelompok militan Abu Sayyaf. Kejadian ini tentu membuat miris….

Read more
  • Previous
  • 1
  • …
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • …
  • 30
  • Next

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme