Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Category: Tulisan Bebas

Piknik

Posted on May 5, 2016March 7, 2019 by wibi

Kota kecil di provinsi yang luas. Sudah lama mereka menganggap sungai sebagai jalan raya, sebab itulah betapa sulit mereka menganggap Mahakam sebagai tempat wisata. Seperti orang-orang di kota lain yang tak akan berekreasi di jalan raya. Tapi orang-orang di kota ini tetap perlu piknik. Karena itulah tumbuh banyak tempat wisata mini. Isinya standar; taman bermain…

Read more

Duh, Empatilah

Posted on May 4, 2016March 7, 2019 by wibi

Sekumpulan bocah sedang bermain riang di Jolo, Filipina Selatan, ketika dua orang berboncengan motor membuang sebuah bungkusan di tengah mereka. Kejadian tanggal 25 April 2016 itu akan terus membekas di ingatan mereka. Bungkusan itu ternyata berisi kepala manusia. Kepala John Ridsdel, warga Kanada yang dipenggal oleh kelompok militan Abu Sayyaf. Kejadian ini tentu membuat miris….

Read more

Kartini

Posted on April 21, 2016March 8, 2019 by wibi

“Door duisternis tot licht” hanyalah sekumpulan surat berisi jeritan hati perempuan yang terkekang. Walau dentang suara hati itu menggaung hingga melewati abad, bahkan Kartini juga tak bisa lepas dari kekang itu. Dipingit sejak usia 12 tahun, dan akhirnya menikah sebagai istri keempat dari seorang bupati yang usianya jauh lebih tua. Ia layak menjadi pahlawan, sebab…

Read more

Indahnya Olahraga

Posted on April 17, 2016March 7, 2019 by wibi

Nak, lihatlah. Setelah mengejar bola Intanon di sisi kanan lapangan, lalu melompat kembali ke arah kiri, tubuh Yamaguchi terputar seperti dilanda puting beliung sebelum ambruk di tengah lapangan. Benar-benar ambruk, lalu bangkit berdiri tanpa cedera serius. Atau lebih tepatnya ia tak terlalu memikirkan sakitnya dan kembali tegar berjuang. Di sisi lain lihatlah apa yang dilakukan…

Read more

Hujan, Malam, dan Kenangan

Posted on April 7, 2016March 8, 2019 by wibi

Hujan yang reda membawa ke sini. Sebuah pusat keramaian. Tak ada yang pasti dituju, sekedar mengikut kata hati. Lalu tangga berjalan terus membawa hingga ke puncak. Sebuah tempat makan terhampar. Food court dengan live music dan lelampu yang ditata remang. Pesanan datang. Ah, nasib baik. Daging kambingnya tertata di pinggir. Agak basah tapi tak bercampur…

Read more

Kami dan Malam

Posted on April 2, 2016March 8, 2019 by wibi

Saat 15 menit menjelang pukul 11 malam, yang artinya jadwal kami bermain sudah akan habis, masih tersisa tiga anak muda yang penuh semangat. Si Nonik sudah mulai terkantuk, tapi semangat tanding tiga anak muda ini terlalu menggiurkan untuk ditinggal. Lagipula sudah beberapa kali saya tidak ikut karena berbenturan dengan jadwal ngluyur. Jadilah kami bertanding lagi….

Read more

Takdir dan Duka

Posted on March 28, 2016March 8, 2019 by wibi

Akhir minggu kemarin, melayat ke sebuah rumah duka. Setiap kematian selalu menyisakan kesedihan. Namun kali ini ditambah goresan yang menusuk. Rumah duka itu milik seorang pengusaha di bidang pendidikan informal. Seorang pria yang tangguh, yang pertemuan dengannya 25 tahun lalu membuat saya yang anak muda memutuskan untuk tinggal di Samarinda, walau tanpa sesiapapun yang dikenal….

Read more

Bathara Kala

Posted on March 8, 2016March 8, 2019 by wibi

Bersiap perjalanan malam. Memburu matahari pagi, di rumah sendiri. Matahari yang tak biasa, sebab besok pagi akan ada rembulan yang kesasar dan tepat menghadang sinar matahari yang sedianya untuk bumi. Sebagian wajah bumi akan gelap gulita. Banyak berdoalah. Sebab, itulah saat Bathara Kala akan gentayangan. Si raksasa kegelapan yang tercipta dari kama liar. Ia sedang…

Read more

Senja Di Kaki Bukit

Posted on March 6, 2016March 8, 2019 by wibi

Dalam belantara angkasa laut Jawa, kusaksikan tadi matahari tenggelam perlahan di kaki langit. Meninggalkan lapisan warna jingga yang berserak. Oh ya, bukankah ini senja? Lalu terbayang dulu, dulu sekali, setiap senja selalu menjadi hal luar biasa. Adalah ketika matahari mulai menghilang di balik bukit tepat di depan rumah. Sesaat meninggalkan garis cahaya keemasan yang menembus…

Read more

Kisah Si Burung Cinta

Posted on February 22, 2016March 8, 2019 by wibi

Dulu sekali, saya pernah menjadi peternak ayam bangkok. Lalu ketika mulai bosan, saya berganti ternak yang lain. Saya tertarik lovebird, sejenis nuri yang imut. Mulailah saya hunting indukan. Di Samarinda lovebird baru mulai muncul. Mengikuti referensi, saya kumpulkan lovebird saya di kandang besar untuk mengamati mana yang mulai pacaran. Hingga akhirnya ada dua ekor lovebird…

Read more
  • Previous
  • 1
  • …
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • …
  • 19
  • Next

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme