Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Category: Aforisma

Debupun Tak Layak

Posted on July 5, 2016March 7, 2019 by wibi

Wahai ya Rabb, yang maha atas segalanya. Dalam semestaMu yang tanpa tepi, menjadi sebutir debupun kami tak layak. Dalam bentang jarak-jarak yang Kau ciptakan di jagad raya, sesungguhnya kami tak lebih makhluk lamban tak bergerak. Dalam abad-abad waktu yang Kau anugerahkan, hidup kami sesingkat embun pagi di musim kemarau. Pada ujung jatuh bangun langkah kami…

Read more

Puasa Ya Puasa

Posted on June 12, 2016March 7, 2019 by wibi

Saya membayangkan seseorang berkacak pinggang, dan mengucap dengan geram: “Paham tidak, saya ini sedang berpuasa. Jangan coba-coba menunjukkan makanan di depan saya. Jangan berani-berani berpakaian menggoda di depan saya.”Lalu, jika keinginannya dituruti, ia berpuasa terhadap apa? Bukankah kualitas diri akan teruji dalam ragam godaan, dan kita mampu mengalahkannya.

Read more

Tertawa Boleh Saja

Posted on May 9, 2016March 7, 2019 by wibi

Di siang yang kerontang itu, ada tiga gadis karyawati sebuah tempat makan sedang bersenda gurau. Mereka tertawa lepas hingga terpingkal-pingkal. Tertawa yang apa adanya, bukankah hidup jadi lebih indah dengan tertawa. Melihat begitu riangnya mereka, orang-orang terbelalak dan ikut tersenyum. Beberapa orang yang awalnya berniat makan siang di tempat itu, memilih masuk ke tempat lain….

Read more

Rindu Di Ruang Tunggu

Posted on April 30, 2016March 7, 2019 by wibi

Jika saja rindu punya warna, maka ruang tunggu ini tentulah akan semarak warna-warni. Meruap dari dada orang-orang yang dilanda rindu dan mereka yang sedang membangun kerinduan.

Read more

Perempuan Istimewa

Posted on April 24, 2016March 7, 2019 by wibi

Seorang perempuan usia 30-an duduk di ruang tunggu sambil membaca novel tebal. Di tengah hampir semua orang sibuk dengan gadget masing-masing, ia sungguh istimewa.

Read more

Cinta Hujan

Posted on April 15, 2016March 7, 2019 by wibi

Bagaimana hendak mencintai hujan, jika masih kerap menyumpahi kebasahannya?

Read more

Garis Hujan

Posted on April 7, 2016March 7, 2019 by wibi

Semua urusan di sini sepertinya berjalan baik. Maka, malam ini bisa membiarkan diri menuju mana yang disuka. Tapi deru keras di luar hotel menyiratkan hal lain. Hujan deras mengguyur, menampar dinding kaca kamar. Meninggalkan gegaris yang nyaris horizontal dengan ujung-ujung butiran yang meleleh turun. Ah, dalam paduan bayang malam dan pendar cahaya, bukankah menikmati garis-garis…

Read more

Di Tepi Sungai Siak

Posted on March 20, 2016March 7, 2019 by wibi

Ada yang diam-diam melangkah canggung di trotoar. Hujan semalam menghapus jejaknya tak tersisa. Dingin percik air melunturkan baranya menyusuri malam. Lalu deru angin mengajarkannya tentang rahasia. Betapa menghitung kerlip lampu sepanjang jendela kamar dan tepi sungai Siak, sama sulitnya dengan memahahi mengapa perempuan mencukur alis dan melukisinya kembali.

Read more

Tajam Mengiris

Posted on March 13, 2016March 7, 2019 by wibi

Ah, betapa kadang saya membenci pilpres lalu. Bukan tentang siapa yang terpilih dan tak terpilih. Ini tentang betapa ia dengan sangat tajam mengiris ukhuwah. Luka kronis yang ditinggalkan sering mengganggu kecerdasan dan kebijakan hati.

Read more

Setengah Pria

Posted on March 1, 2016March 7, 2019 by wibi

Pagi ini sekilas mengikuti pemberitaan seorang artis pria yang telah beberapa waktu menjadi tersangka pencabulan seorang remaja pria. Di tempat lain juga ada seorang penghibur yang didampingi istrinya yang sesenggukan karena sedang menghadapi perkara pengaduan pelecehan. Lagi-lagi diadukan oleh seorang pria muda. Entah mengapa saya tidak terlalu kaget. Sudah beberapa waktu, memang jagad hiburan di…

Read more
  • Previous
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • Next

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme