Catatan asal tulis seorang Pekerja IT

Frank Laurence (1894-1967) mengatakan bahwa ia memilih menulis bukan karena menulis itu menyenangkan, tetapi ia merasakan betapa sakitnya ketika tidak menulis. Menurut Pramoedya Ananta Toer (1925-2006), menulis adalah bekerja untuk keabadian. Orang bisa saja pandai setinggi langit, tapi selama tidak menulis, maka ia akan hilang dari sejarah. Atas dasar penghormatan kepada pemikiran mereka, sayapun ingin terus menulis.

LAGU UNTUK DIA

Karya: Y. Wibisono

kutulis lagu ini, dik, untukmu
tetap dengan cinta yang memar
terkuyup waktu

gubahanku, dik, tetap saja
tak merdu. dengan melodi
sumbang dan lirik pilu
seperti dulu. seseorang
berkalung gitar bersenandung
di bawah jendela kamarmu

ini bukan jamannya lagi, katamu
siapa peduli?

aku akan terus menyapa
di ujung malam-malammu
seorang pengelana
melempar rindu
jatuh tepat
di peluk mimpimu

gitar tua, mari nyanyikan
lagu cinta. untuk dia,
yang takut merindu!

Samarinda, 16 April 2006

PELUKIS SEMESTA

Karya: Y. Wibisono

(1)
matahari itu, jika ia kau lukis seperti buah kelapa
maka cukuplah sebuah noktah untuk bumi
lalu, seperti apa akan kau lukis dirimu?

jika kanvasmu adalah semesta
matahari itu akan kau lukis dengan sebuah noktah
dan bumipun tak lagi mampu kau lukis
masihkah ingin kaulukis dirimu?

duduklah di sini, lalu kita berenung
adakah ruang lagi, ketika semesta
hanya sebuah titik?

(2)
oh ya, benarkah kau telah
melukis matahari? dengan parasnya
yang asli?

mungkin bukan!

ia yang kau lukis selepas fajar
adalah matahari bertopeng bedak

Bekerja Di Bidang IT

Seorang pengunjung di salah satu blog saya, telah meminta pada saya untuk menuliskan tentang gambaran kerja di bidang IT. Terus terang tidak mudah ketika saya memikirkan apa yang bisa saya tulis tentang bekerja di bidang IT, meskipun bidang ini telah kurang lebih 15 tahun saya geluti.

Kota SAMARINDA

Samarinda adalah sebuah kota kecil yang menjadi ibu kota propinsi Kalimantan Timur. Luas wilayahnya hanya sekitar 2.727 km², sementara luas propinsi Kalimantan Timur adalah 211.440 km². Samarinda terletak pada koordinat 0°21'18" LS - 1°09'16" LS dan 116°15'36" BT - 117°24'16" BT. Bagian paling menarik dari Samarinda adalah karena kota ini ini dilewati oleh Sungai Mahakam, yang menyebabkan Samarinda terbagi dua yaitu Samarinda Kota dan Samarinda Seberang. Sungai Mahakam terbentang dari tengah pulau Kalimantan dan bermuara di selat Makassar.

Sejarah SAMARINDA

Pada saat pecah perang Gowa, pasukan Belanda di bawah Laksamana Speelman memimpin angkatan laut menyerang Makasar dari laut, sedangkan Arupalaka yang membantu Belanda menyerang dari daratan. Akhirnya Kerajaan Gowa dapat dikalahkan dan Sultan Hasanudin terpaksa menandatangani perjanjian yang dikenal dengan "PERJANJIAN BONGAJA" pada tanggal 18 Nopember 1667.

RFID dan Integritas

Salah satu teknologi yang beberapa waktu cukup mengganggu saya adalah RFID (Radio Frequency Identification). Secara sederhana ini adalah teknologi identifikasi dengan menggunakan sebuah RFID tag yang menggunakan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan untuk mengirimkan dan menerima data ke dan dari sebuah tag reader secara real time.

Barcode, Akhirnya Menembus Hutan Belantara

Saya bukanlah ahli auto-identification. Saya ingin menulis tentang barcode semata karena benda ini menarik saja. Berawal pada beberapa tahun yang lalu, sebuah software house kecil, yang kebetulan saya menjadi salah satu konsultannya, sedang membangun sistem informasi untuk retail. Tentu saja perlu barcode.

Undang-Undang Itu Bukan Yang Utama!

Saya tidak ingin untuk ikut-ikut memperkeruh pro dan kontra RUU Pornografi dan Pornoaksi. Segala bentuk reaksi yang muncul ternyata telah jauh menyita semua ruang kehidupan, bahkan membuat menjadi cukup sulit untuk sekedar tahu detail substansi dari rencana undang-undang yang cukup menghebohkan itu. Saya hanya ingin berbagi perasaan dan pemikiran saja, sebagai warga masyarakat yang sederhana, yang hidup bersosial dan memiliki tanggung jawab dalam sebuah negara kecil yang bernama rumah tangga.

Menembak Burung Dengan Meriam, Membunuh Gajah Dengan Senapan Angin

Ungkapan di atas nampaknya memang klise, tapi saya tetap memakainya selama bertahun-tahun. Sesuatu yang bisa diambil dari ungkapan di atas adalah, segala sesuatu harus pada tempatnya. Ketika kita ingin menembak burung yang hinggap di dahan pohon, apa yang terjadi jika kita menggunakan sebuah meriam? Barangkali pohonnya akan hancur, burungnya akan ikut hancur tanpa bentuk atau malah sempat terbang karena suara meriam yang terlalu keras. Demikian juga membunuh gajah dengan senapan angin. Jika anda menembak tubuhnya, mungkin si gajah hanya merasa gatal.

Menyimak Gus Dur: Memberantas Korupsi, Dengan Menaikkan Gaji?

Malam sudah larut. Istri dan anak-anak sudah tidur. Setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan tersisa, saya ingin mengisi waktu dengan menonton televisi. Ini situasi yang agak langka, menonton dengan santai tanpa harus berebut acara dengan anak-anak. Maklum, pesawat televisi hanya satu di rumah. Saat asyik memilih channel, saya berhenti pada satu televisi swasta yang sedang menayangkan acara bincang-bincang dengan Gus Dur. Langsung saya memutuskan untuk menonton acara ini.

Walau kalah populer dengan pesaing lain, semisal DotNet dari Microsoft, tapi PB sejujurnya adalah tool yang memukau dan pantas jadi pilihan developer. PB adalah the best RAD (Rapid Application Development) dan the real OOP (Object Oriented Programming). Mau tahu lebih banyak? Gabung saja di http://groups.yahoo.com/group/indopb

Darah petarung sejati telah ada di tubuhnya sejak lahir. Ia tak perlu guru untuk menguasai teknik bertarung yang baik. Sebab, ia memang ditakdirkan untuk hidup sebagai petarung. Anda ingin kenal lebih jauh? Kunjungi http://ayam-bangkok.blogspot.com

Jika anda alumni SMAN 1 Trenggalek, jangan lewatkan kesempatan untuk berkumpul kembali dengan kawan-kawan lama anda di http://groups.yahoo.com/group/smanesa