Dua hari lalu, Selasa 27 September 2011, sekira pukul 9 malam saya baru tiba di rumah setelah kunjungan ke camp dan pabrik mill. Langsung pergi melayat. Seorang tetangga, dan sekaligus kenalan baik, sudah lebih dulu dipanggil Tuhan hari itu. Pemakaman baru dilaksanakan menjelang tengah malam. Menunggu kedatangan seorang putra dan 2 orang putri yang kuliah…
Month: September 2011
Lampu Merah
Kutaksir umurnya paling 10 atau 11 tahun, tak akan lebih dewasa dari putriku yang kelas 6 SD. Bajunya lusuh, tapi wajahnya seterang matahari. “Yang apa, Om?”, mimiknya lucu saat menunjukkan setumpuk koran. Aku merasa tak perlu koran itu, sebagian besar beritanya pasti telah kubaca lewat media online. “Korannya tidak usah nak. Ini untuk kamu saja”,…
19 September
Karya: Y. Wibisono :istriku Kau tak pernah menulis puisi untukku. Mungkin tak perlu. Sebab kasih sayangmu lebih indah dari sajak cinta. Tidur malammu yang penuh jaga, telah menjelma lagu malam yang mendayu. Hati yang lapang pada semua khilaf, serupa hikayat tentang telaga jernih di hati perempuan. Airmata yang sesekali menetes di pipi, seperti kristal berkilauan…