Ruang Renung Y. Wibisono

Dulu Praktisi, Kini Pengajar dan Peneliti

Menu
  • Beranda
  • Biografi
  • Akademik
  • Sastra
  • Hobi
  • Kontak
Menu

Layu Sebelum Berkembang

Posted on September 27, 2017March 19, 2019 by laras

Pagi ini saya terbangun dengan bisikan kata “layu sebelum berkembang”. Pertama datang dari Setara Institute. Gerah dengan langkah-langkah Pak Jendral, yang dinilai sedang mencari panggung dan terus membangun profil politik, lalu memberikan saran serius kepada Presiden. Bahwa segala sepak terjang Pak Jendral seyogyanya diperlakukan dengan normatif dan biasa-biasa saja, agar akhirnya layu sebelum berkembang dengan sendirinya.

Kedua, datang dari tetangga sebelah. Ibu pemimpin cantik itu, sungguhlah tragis nasibnya. Banyak orang meyakini, selangkah lagi ia akan menjelma sekuntum bunga indah dengan kelopak yang lebih besar. Perjalanannya juga sangat menarik. Mewarisi nama yang juga suram, mengawali langkah dengan kabar burung tentang kisah biru dalam kepingan VCD, ia pelan-pelan bisa mengubah semuanya. Menggencarkan perbaikan infrastruktur, menghadirkan prestasi bagi daerah, dan pelan-pelan mulai mencatatkan nama harum dalam kiprah nasional. Tapi peristiwa 26 September kemarin mengubah semuanya. Sungguh, ia telah layu sebelum berkembang.

Lalu, dengan ia yang kemungkinan besar menjadi tersingkir, akankah menyisakan kandidat yang lebih baik dan lebih bersih? Tak ada yang tahu juga, dan banyak yang tak ingin memikirkannya. Sebab, kita sudah terbiasa hidup dalam harapan.

Category: Tulisan Bebas

Categories

  • Jurnal Ilmiah
  • Buku
  • Pendidikan
  • Teknologi Informasi
  • Pemrograman
  • Puisi
  • Prosa
  • Aforisma
  • Tulisan Bebas
  • Sekedar Hobi
  • Wisata
© 2026 Ruang Renung Y. Wibisono | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme