Bakso Gresik

      Comments Off on Bakso Gresik

Baru saja menemani istri bersama si bungsu Larasati makan bakso di jalan Pulau Kalimantan. Namanya Bakso Gresik. Warung bakso yang luar biasa. Kecil kemungkinan kita datang ke sana langsung mendapat tempat duduk. Harus antri dulu menunggu meja yang kosong. Situasinya mirip dengan rumah makan Mak Etek di Pasar Tengah Pontianak. Harus antri, serta tidak disarankan selesai makan kita mengobrol dulu. Kasihan pelanggan di belakang kita. Bedanya, warung bakso Gresik ini daya tampungnya jauh lebih besar dibanding warung Mak Etek. Selesai makan tadi secara iseng saya mencoba menghitung. Sebelah kiri muat 76 orang, sebelah kanan 80 orang. Kebetulan susunan mejanya mudah untuk dihitung. Dalam satu waktu selalu ada 156 orang yang makan. Begitu ada yang selesai, langsung ada penggantinya. Itu berlangsung dari pagi hingga sore. Omzet-nya tentulah sangat besar.

Situasi semacam ini, warung yang luar biasa laris, sangat memudahkan orang untuk berpikir nakal. Sangat mungkin pakai klenik, pengasihan, penglaris, atau apapun. Masa kecil saya tumbuh di lingkungan yang tak asing dengan hal semacam itu. Namun, untuk hal seperti ini saya hanya bisa bilang ini adalah buah dari sebuah kerja keras, komitmen, dan konsistensi. Pada titik ini saya yakin pemiliknya akan selalu berpikir keras. Mempertahankan pelanggan tentu jauh lebih sulit daripada menariknya. Dulu, dulu sekali, warung bakso Lestari di dekat pertigaan jalan Biawan dan jalan Kehewanan adalah bakso paling enak di Samarinda. Pada generasi berikutnya mulai ditinggalkan orang. Lalu mungkin salah satu yang bisa disebut sebagai pengganti adalah bakso Awang Long. Inipun saat ini juga sudah mulai sepi semenjak lokasinya di simpang empat Air Hitan tergusur proyek fly over dan pindah ke jalan Kadrie Oneng. Maka nyaris bakso Gresik melenggang sendirian. Warung bakso Surabaya, bakwan Malang, rasanya bukanlah pesaing yang sepadan. Barangkali pesaing kuat muncul dari franchise bakso Lapangan Tembak Senayan yang buka di Plaza Mulia, Samarinda Central Plaza, Segiri Grosir, dan Big Mall. Namun, ini seperti musuh yang berperang di medan yang berbeda. Segmentasi untuk model warung bakso Gresik masih terjaga. Bagi keluarga yang sekedar keluar rumah untuk menikmati bakso, terlalu besar effortnya jika harus ke pusat perbelanjaan dengan sistem parkir yang rumit.

Menarik kita tunggu, sampai kapan bakso Gresik ini bertahan.