Karya: Y. Wibisono pertemuan kita, Shella seperti sebaris rumput kering yang tersaput embun lalu memudar ketika mentari menampakkan sinar berceritalah tentang apa saja apapun itu adalah tak penting untukku sebab aku terlalu sibuk menghitung setiap ruas bulu matamu juga sebentuk bibirmu yang kulukiskan bagai bilahan rona mawar di taman yang basah dan jalan terjal berbatu…