Karya: Y. Wibisono samarinda – teluk dalam – sebulu berjam-jam kami mengeja debu matahari telah mengupas atap kendaraan juga menggosongkan kepala para pekerja kayu :ini khatulistiwa yang sebenarnya! lalu kamipun mentertawakan semak-semak di sisi jalan berdahan dan berdaun debu musim yang gelisah, segelisah hati para transmigran mengganti lembu dengan truk-truk kayu mengganti lumbung padi dengan…