Saya percaya, untuk mampu berdiri tegak, maka kedua kaki harus sama kuat menjejak tanah. Untuk mampu berpikir sehat, maka kita harus bersedia mengenal dan memahami dari dua sisi. Bukan bersikukuh memelihara doktrin yang disuntikkan ke dalam kepala bertahun-tahun. Karena itu, saya memberikan penghormatan yang sama kepada Mochtar Lubis dan Pramoedya Ananta Toer. Membangun pemahaman yang…
Petuah
Dulu, petuah itu sungguh mahal dan berharga. Orang-orang harus berjuang untuk mendapatkannya. Mendatangi orang-orang alim di tempat yang jauh, mendengarkan dengan takzim, lalu menerapkannya dalam kehidupan. Kini, petuahlah yang terus memburu kita. Tak peduli sedang di manapun. Bergerak dari satu gadget ke gadget lainnya. Tak mampu kita bersembunyi darinya. Akselerasi petuah itu akan semakin kencang,…
Lawan Narkoba Dengan Ekonomi
Ada dua dugaan motif jaringan narkoba. Pertama, mereka memiliki skenario untuk merusak generasi muda. Kedua, motif ekonomi, mengeruk uang sebanyak mungkin dari bisnis ini. Saya lebih percaya motif yang kedua. Saya tak yakin mereka memiliki skenario besar merusak generasi suatu negara. Hanya saja, mereka memang sama sekali tak peduli perilaku penggunanya akan seperti apa. Merujuk…
Pelampung
Senja di atas kapal penyeberangan. Turun dari kendaraan, mengobrol dengan awak kapal yang ramah. Barangkali ia menduga saya sedang menikmati suara gemercik dan kesiur angin. Ia tak terlalu keliru, tapi sebenarnya bukan itu yang utama. Saya sedang melirik posisi pelampung. Diam-diam menghafalkan posisinya dan memperhitungkan gerak tercepat untuk mencapainya. Dalam kondisi darurat, ia akan menjadi…
Drama ESDM
ESDM itu masalah yang tidak main-main. Ada harta luar biasa besar, uang luar biasa besar, mafia luar biasa besar, dan politik yang luar biasa besar pula. Lalu mungkin presiden memberikan instruksi yang tak main-main; carikan saya orang Indonesia yang pintar, paham ESDM, lurus, dan dapat dipercaya. Carikan di mana saja, mau di pelosok tanah air,…
Pendidik
Percayalah. Jika disuruh memilih, seorang pendidik pasti memilih untuk tidak perlu marah. Memarahi anak didik yang salah atau malas, atau bahkan menghukumnya, adalah bentuk tanggung jawab dalam mendidik. Jelas memiliki resiko, paling ringan adalah menjadi dibenci murid. Karena itu, tidak sedikit pendidik yang mencari aman. Tidak pernah memarahi anak didik, apapun kelakuannya. Kemarahan seorang pendidik…
Memahami Hak Anak Didik
Barangkali kita perlu merekonstruksi pola pemahaman terhadap hak anak dan hak anak didik. Memberikan nilai rendah terhadap kemampuan murid yang bagus, atau memberikan nilai terlalu tinggi untuk kemampuan murid yang pas-pasan, adalah bentuk pelanggaran terhadap hak anak didik untuk dinilai secara benar. Sesuatu yang penting untuk bahan perbaikan bagi anak didik. Terlalu memanjakan anak, menuruti…
Buah Asam
Kutemani istri dan anak-anakku di pusat perbelanjaan. Di tempat sayuran segar, kutemukan kemasan cantik buah asam. Mungkin aku ceroboh, ketika kupegang ada buah asam yang terlempar keluar dari kemasan. Saat terjatuh di lantai, kulitnya terkelupas hingga bijinya menggelinding lalu masuk pada rekahan keramik di tengah ruangan. Entah, mengapa bisa ada rekahan di pusat perbelanjaan semegah…
Keris, Dalam Konsep Pendidikan
Setiap orang tua tentu berusaha mendidik anaknya dengan cara terbaik. Di antara sekian banyak cara, ada dua yang ekstrim. Pertama, menganggap anak seperti sebongkah logam yang perlu terus dibakar dan dipukuli. Kedua, menganggap anak adalah gelas kristal yang perlu dijaga mati-matian. Cara pertama, biasanya anak lebih sering menjadi sasaran kekerasan dan kemarahan dengan tanpa pola….
A Song of Ice and Fire
Di saat orang-orang sibuk dan heboh dengan Pokemon Go, saya yang orang IT juga sedang sibuk dengan Game of Thrones. Oh ya, ini bukan game komputer. Game of Thrones adalah film serial HBO yang dibuat berdasarkan novel fiksi berjudul A Song of Ice and Fire karya George R. R. Martin. Jika Harry Potter adalah suguhan…