Saya sepenuhnya meyakini teori yang didasarkan pada fakta empiris bahwa terdapat korelasi yang kuat antara olahan kambing dengan tekanan darah. Terutama ketika terpenuhi 3 kondisi; dagingnya tidak segar, bumbunya ngawur, dan disajikan tanpa senyum. Baru 2 suapan saja rasanya darah sudah naik hingga ke ubun-ubun.

Tetapi hal ini tidak terjadi ketika yang dijumpai adalah daging yang segar, bumbunya selaras dengan karakter kambing, dan disajikan dengan penuh keramahan. Yang demikian ini bahkan nambah hingga 2 porsi sekalipun tekanan darah tetap aman-aman saja.