Biografi
YUSUF WIBISONO, lahir di Trenggalek, sebuah kabupaten kecil di pesisir pantai selatan Jawa Timur pada 1 Januari 1971. Masa pendidikan kanak-kanak sampai SMP dihabiskan di Panggul, sebuah daerah berupa lembah kecil dengan banyak pantai yang indah. Pendidikan SLTA diselesaikan di SMA 1 Trenggalek. Pernah merantau di beberapa kota, sampai akhirnya tinggal di Samarinda, daerah baru yang juga dicintainya karena Sungai Mahakam yang indah.
Memilih komputer sebagai ilmu yang ditekuni, dan menjadikan bidang tersebut sebagai lahan mencari nafkah hingga kini. Pendidikan komputer didapat dari Diploma Pemrograman Komputer Universitas Brawijaya Malang, dan dilanjutkan beberapa sertifikasi dalam bidang pemrograman komputer. Selain komputer juga belajar ilmu Ekonomi, dan saat ini sedang menempuh pendidikan Magister Ilmu Ekonomi di Universitas Mulawarman Samarinda.
Pada tahun 1999, menikah dengan Anny Kurniawati, gadis asal Surabaya, dan sudah dikaruniai 3 orang anak: Tasharine Arifa Wardhani Wibisono (TASHA), Bramantyo Ardi Harimurti Wibisono (BRAM), dan Bayu Haikal Respati Wibisono (BAYU).
PEKERJAAN
Mengawali karir di kerja serabutan IT; sebagai pengajar, marketing, dan konsultan. Sejak tahun 1993 bergabung di Sumalindo Group, sebuah woodbased-company yang merupakan bagian dari Astra Group sampai tahun 2007 dengan posisi terakhir sebagai IT Manager. Di sela-sela waktu luang, sesekali menyempatkan diri untuk mengajar bahasa pemrograman di beberapa lembaga pendidikan di Kalimantan Timur. Pada bulan Juli 2007 bergabung dengan Sinarmas Forestry (salah satu unit bisnis dari Sinarmas Group), dengan posisi sebagai IT Region Manager untuk wilayah Kalimantan Timur.
FOKUS
Di bidang komputer, lebih banyak fokus pada area pemrograman. Beberapa bahasa pemrograman yang biasa digunakan antara lain: Clipper, Visual Basic, Borland Delphi, Power Builder, VB.NET & ASP.NET. Di antara development tools tersebut yang secara khusus menjadi bidang pendalamannya adalah Power Builder. Bidang IT lain yang cukup serius digeluti adalah implementasi ERP (Enterprise Resource Planning). Di Sumalindo Group, pernah terlibat secara aktif dalam implementasi IFS (Industrial & Financial System) di area Accounting, Procurement, Inventory, dan Marketing. Di Sinarmas Forestry, saat ini ia terlibat dalam implementasi SAP (Systeme Anwendungen und Produkte) untuk modul Finance, Material Management, Human Resource, dan Forestry (Nursery, Plantation, Harvesting).
MENULIS
Suka menulis, meski bukan penulis profesional. Artikel yang ditulis meliputi bidang teknologi informasi, ekonomi, sosial dan politik. Sebagian besar dipublikasikan secara online. Bukan sastrawan, tapi mencintai sastra. Sebuah puisinya yang berjudul Kontradiksi, Aku-Han menjadi salah satu pemenang dalam apresiasi sastra yang diselenggarakan oleh komunitas Sastra Pembebasan, dan bersama karya penulis lain telah diterbitkan dalam buku Antologi Puisi, Cerpen dan Esai Sastra Pembebasan (Yayasan Damar Warga, Jakarta, 2004). Empat buah puisinya tentang lingkungan hidup di Kaltim (Mimpiku Di Bumi Etam, Perjalanan 1, Perjalanan 2, Perjalanan 3) menjadi salah satu pemenang dalam Apresiasi Puisi 2006 yang diselenggarakan oleh komunitas APSAS. Di tahun 2006 pula, sebuah cerpennya yang berjudul Dalam Kuyup Gerimis menjadi salah satu pemenang dalam sebuah ajang kreasi penulisan cerpen dan dimuat di majalah sastra Imajio Edisi 01 Januari-Februari 2007.
ORGANISASI
Pada masa mudanya menyukai berorganisasi. Pada tahun 1992-1993 pernah menjadi ketua IPKS (Ikatan Pecinta Komputer Samarinda) sebuah organisasi non-profit yang fokus pada kegiatan forum diskusi dan pelatihan untuk praktisi informatika di Samarinda. Juga pernah menjabat sebagai ketua organisasi Youth Vagabond Study Club (YV's), sebuah kelompok studi yang beranggotakan pemuda-pemudi Kaltim, untuk periode waktu 1994-1996. Saat ini sedang merintis berdirinya JORAN, sebuah komunitas penulis.
OLAH RAGA
Pernah aktif di Kelatnas Perisai Diri (Trenggalek, Malang, dan Samarinda).
Pernah menjadi Sekretaris Pengurus Daerah PPS Panca Daya Kalimantan Timur.
Sebagian orang mengira, bahwa pekerjaan membuat program itu hanyalah hal teknis; logika dan matematika, dengan menghapal sejumlah instruksi. Orang lupa bahwa ada pekerjaan otak kanan di sana. Jika penyair perlu kontemplasi demi memburu tetes demi tetes inspirasi, demikian pula yang dilakukan para programmer.
Ini rindu tentang sebuah dangau, atau gubug kecil di tepi kali. Lalu beberapa orang akan datang, dengan pena dan kertas. Sesekali akan ada obrolan gayeng, yang sekejap mungkin berganti diam. Diam yang padat, ketika penulis mengobrol dengan karyanya. Dan demikianlah, komunitas kecil itu lalu kami namakan JORAN.
Hanya berisi hal-hal remeh. Ini bukan sebuah ruang perpustakaan mewah, atau showroom karya-karya berharga. Sebagian berupa lembaran kertas setengah jadi, beberapa hanyalah catatan asal tulis. Walaupun, tetap saja ada harapan bahwa satu waktu seseorang akan merasa bahwa catatan-catatan remeh ini berguna.
Recent comments
1 year 23 weeks ago
1 year 23 weeks ago
1 year 23 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago
1 year 24 weeks ago