Ia temukan dirinya berdiri di lereng bukit, di sisa sepertiga malam yang hening. Ada hasrat sederhana yang terus membuncah dalam dadanya. Bukan kerinduan pada benderang langit di atas Masjidil Haram. Bukan. Tapi ini tentang sebuah surau kecil. Dindingnya basah. Dihijaukan […] ↓ Read the rest of this entry…