Bagian 18: Melepas Lelah di Surabaya Masa liburan kami tinggal kurang lebih sepertiga lagi. Kami harus mengirim si Nonik, anak kami yang sulung untuk kembali ke Samarinda lebih dulu. Ia baru saja masuk SMP, yang telah ia perjuangkan dengan berbagai […] ↓ Read the rest of this entry…