Karya: Y. Wibisono Lalu kau sentuh kaki perempuan itu, kau letakkan kepalamu di pangkuannya. Kau rasakan, betapa pipimu dipenuhi kehangatan kasih yang selalu kau damba sejak belia. Dengan pelan, kau ucap: “Ibu, sudah bolehkah aku menikah?” Perempuan itu tersenyum. Ia […] ↓ Read the rest of this entry…