Waktu kita sekolah, sering membayangkan menjadi mahasiswa. Setelah jadi mahasiswa, membayangkan kalau sudah kerja. Lalu -yang biasanya critical- kita mulai membayangkan bagaimana kalau sudah menikah, punya anak, lalu punya cucu! Di kantor sama juga, dari staff membayangkan menjadi supervisor, lalu […] ↓ Read the rest of this entry…